<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Rossarnif&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://rossarnif.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rossarnif.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Fri, 13 Nov 2009 09:23:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='rossarnif.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Rossarnif&#039;s Blog</title>
		<link>http://rossarnif.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://rossarnif.wordpress.com/osd.xml" title="Rossarnif&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://rossarnif.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Keinginan Akan Suatu Keinginan</title>
		<link>http://rossarnif.wordpress.com/2009/11/13/keinginan-akan-suatu-keinginan/</link>
		<comments>http://rossarnif.wordpress.com/2009/11/13/keinginan-akan-suatu-keinginan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Nov 2009 09:13:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rossarnif</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life Reflection]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rossarnif.wordpress.com/?p=38</guid>
		<description><![CDATA[Benarkah Aku menginginkan kehadiran seorang anak? Pertanyaan tersebut sering timbul saat aku berdoa agar diberikan keturunan dan semakin hari pertanyaan tersebut makin menghantui seiring dengan bertambahnya usia pernikahanku. Tuhan, apakah yang saat ini tengah bergejolak dalam hati ini? Melihat wanita yang pada umumnya memiliki kodrat untuk hamil, menjadi ibu-ummi-bunda-mama atau apa saja panggilan yang layak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rossarnif.wordpress.com&amp;blog=8990861&amp;post=38&amp;subd=rossarnif&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Benarkah Aku menginginkan kehadiran seorang anak?</p>
<p>Pertanyaan tersebut sering timbul saat aku berdoa agar diberikan keturunan dan semakin hari pertanyaan tersebut makin menghantui seiring dengan bertambahnya usia pernikahanku. Tuhan, apakah yang saat ini tengah bergejolak dalam hati ini?</p>
<p>Melihat wanita yang pada umumnya memiliki kodrat untuk hamil, menjadi ibu-ummi-bunda-mama atau apa saja panggilan yang layak disematkan untuk seorang wanita yang telah memiliki anak. Aku pernah merasa cemburu melihat seorang wanita yang  belum genap 2 bulan pernikahannya tapi telah hamil dan dia terlihat sangat berbahagia dengan kehamilannya tersebut. Aku sempat sedih dan merasa sebagai orang yang paling malang di dunia karena hingga saat ini belum juga ada tanda-tanda hamil pada diriku, yaitu suatu keadaan yang sangat diinginkan wanita segera setelah dia menikah. Aku merasa Tuhan sedang tidak berpihak padaku, di saat aku merindukan kehadiran anak, Tuhan belum memberinya. Apakah gerangan ynag terjadi? Apa salahku? Belum layakkah aku untuk hamil?</p>
<p>Setiap hitungan hari terasa begitu berat dan menyiksa saat kehamilan yang dinanti tak kunjung datang. Aku semakin terpuruk saat orang-orang terdekat selalu bertanya perihal kehamilanku atau kenapa belum hamil, apakah karena aku menunda untuk hamil atau &#8230;.? Aku seperti dibebani berton-ton barbel yang menjadikanku seperti terdakwa dan harus bertanggung jawab penuh perihal belum hamilnya aku.</p>
<p>Tuhan,</p>
<p>Ampuni jika aku pernah kesal pada-Mu karena diri ini belum juga Engkau beri anak, sementara aku sangat mendambakan kehadirannya</p>
<p>Namun kemudian, saat aku tengah sendiri, merenungi segalanya, timbullah sebuah pertanyaan kecil dalam hati ini, &#8220;benarkah aku ingin hamil?&#8221;, &#8220;benarkah aku menginginkan kehadiran seorang anak?&#8221;, &#8220;benarkah kehamilan merupakan hal yang paling ku inginkan setelah menikah?&#8221;, &#8220;benarkah anak satu-satunya yang ku inginkan hadir segera setelah aku menikah?&#8221;. Pertanyaan demi pertanyaan terus menghantui dan aku mulai dihadapkan pada kenyataan baru yang belum pernah kupikirkan setelah menikah. Sekali lagi, pertanyaan itu hadir, &#8220;benarkah aku menginginkan kehadiran seorang anak?&#8221;</p>
<p>Kemudian hadirlah berbagai kenyataan lain yang  terungkap dari sisi lain diriku. Bahwa aku begitu berkeinginan untuk hamil karena tuntutan dari orang-orang dan lingkungan sekelilingku. Aku terobsesi untuk hamil karena cemburu dengan orang-orang yang segera hamil setelah menikah dan aku dapat mendengar dengan jelas ego-ku berkata, &#8220;masa sih kamu belum juga hamil? Apa ada yang salah dengan dirimu??&#8221;</p>
<p>Selain itu, aku juga begitu ingin hamil karena tuntutan usia yang sudah lebih dari cukup untuk memiliki anak dan gawatnya lagi, aku telah mampu merawat anak-anak dengan telaten! Tuhan, aku dihantui dan dirongrong oleh ego yang menguasaiku&#8230;</p>
<p>Pada kenyataannya, aku masih (hanya) ingin berdua  dengan suamiku dan menghabiskan waktu berdua saja dengan bermanja-manja, bercanda dan lebih saling mengenal satu sama lain. Aku ingin merasakan (nikmatnya) pacaran setelah me nikah, ingin merasakan diperhatikan dan disayang oleh suami dan tidak ingin ini semua terbagi. Egois memang, but this is the truth. Semakin aku menyadari apa yang sebenarnya aku inginkan maka aku semakin berusaha untuk menjalani hidup ini sesuai dengan yang digariskan Tuhan, Sang Maha Tahu akan segala yang (sebenarnya) aku inginkan saat ini.</p>
<p>Maka saat ini aku sedang berada pada tahap menikmati segala yang dianugerahkan Tuhan padaku yaitu belajar menerima apa yang ada dan menyesuaikan diri dengan peran terbaruku ku kini-seorang istri-dengan sebaik-baiknya. Karena aku tahu, Tuhan Maha Tahu segala yang terbaik bagiku dan kuyakin suatu saat nanti, jika aku telah mampu menikmati dan menyesuaikan segala yang diberikan Tuhan padaku, maka Dia akan menganugerahkan nikmat lain padaku yang tentunya akan menjadi anugerah terindah dalam hidupku. Amin..</p>
<p>Be upgrade my self!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rossarnif.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rossarnif.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rossarnif.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rossarnif.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rossarnif.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rossarnif.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rossarnif.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rossarnif.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rossarnif.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rossarnif.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rossarnif.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rossarnif.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rossarnif.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rossarnif.wordpress.com/38/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rossarnif.wordpress.com&amp;blog=8990861&amp;post=38&amp;subd=rossarnif&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rossarnif.wordpress.com/2009/11/13/keinginan-akan-suatu-keinginan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1b984be770051a5678a521d21363e359?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rossarnif</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Persahabatan pasangan cerdas</title>
		<link>http://rossarnif.wordpress.com/2009/09/07/persahabatan-pasangan-cerdas/</link>
		<comments>http://rossarnif.wordpress.com/2009/09/07/persahabatan-pasangan-cerdas/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Sep 2009 03:58:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rossarnif</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rossarnif.wordpress.com/?p=35</guid>
		<description><![CDATA[And the show is here&#8230; (An interest copy of article) Sebuah status di facebook cukup menggelitik batin saya. Ada teman menulis ia keberatan dengan kedekatan hubungan antara pasangannya dengan orang lain yang disebut sahabat. Ia kuatir sahabat ini suatu hari akan jadi duri dalam daging. Teman lain menimpali, ia juga merasa pasangannya mulai menyimpan rasa dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rossarnif.wordpress.com&amp;blog=8990861&amp;post=35&amp;subd=rossarnif&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>And the show is here&#8230;</p>
<p>(An interest copy of article)</p>
<p>Sebuah status di facebook cukup menggelitik batin saya. Ada teman menulis ia keberatan dengan kedekatan hubungan antara pasangannya dengan orang lain yang disebut sahabat. Ia kuatir sahabat ini suatu hari akan jadi duri dalam daging. Teman lain menimpali, ia juga merasa pasangannya mulai menyimpan rasa dengan orang lain yang diaku teman. Saya agak prihatin dengan begitu mudahnya orang mengungkap beban pikiran dalam rumah tangga di status facebook (bukankah itu membuka aib sendiri..??). Di sisi lain saya juga gundah dengan fenomena, pasangan makan teman atau pasangan di makan teman, atau pasangan mulai cari teman. Ada apa dengan cinta..??</p>
<p>Saya pernah tulis dalam dua note tentang Soulmate, adalah wajar jika setiap dari kita membutuhkan teman. Bahkan masih bisa diterima jika kita mempunyai soulmate beda gender meski sudah menikah. Mengapa, bukankah kita sudah punya soulmate dunia akherat, pasangan kita. Saya jawab, berdasarkan pengalaman pribadi, tidak semua bidang yang jadi perhatian dan hobi saya juga diminati si dia. Dengan kelelahannya dari kantor dan waktu yang harus dibagi dengan anak, mungkin kita tidak cukup punya banyak waktu untuk berdiskusi tentang hal yang kurang penting.</p>
<p>Contoh, saya senang menulis si ayah tidak, meski dia baca semua tulisan yang saya sodorkan ke depan hidungnya, akan butuh waktu dan effort tidak sedikit untuk memintanya menulis komentar. Apalagi akhir-akhir ini saya mulai tertarik menulis dengan keindahan, puisi. Satu bentuk tulisan yang tidak tune dengan minat ayah. Apakah saya tetap harus memaksa dia menjadi soulmate saya di bidang ini, bukankah lebih menyenangkan untuk mencari soulmate baru yang memiliki ketertarikan sama. Dia mengizinkan saya berteman dengan siapapun. Saya cerita padanya tentang semua orang yang saya temui dan spesifikasinya dalam memenuhi lahan kosong dalam hidup saya.</p>
<p>Suatu hari saya katakan padanya.. “Bunda punya soulmate baru di facebook. Laki-laki, hobinya nulis puisi ..!” Apa dia marah..?? No way.. dia senang, karena para soulmate ini sudah meringankan bebannya dari kewajiban mengomentari note saya. Sebaliknya suatu hari dia buka facebooknya dan menunjuk seorang wanita muda yang cukup menarik. Katanya ..”Bunda ini soulmateku di kantor..orangnya smart.. Add deh.. Insya Allah bermanfaat..!!” Begitulah kami dalam hidup berteman. Terbuka, tidak ada rahasia. Begitupun teman yang kami pilih, hanya mereka yang memberi nilai tambah positif. Bukankah kita diajarkan untuk bergaul dengan orang yang baik dan sholeh.</p>
<p>Cinta saja antara kita dan pasangan tidak akan cukup menahan badai, apalagi setelah sekian tahun tanpa disemai ulang, getarannya itu loh sering memudar. Komunikasi juga harus dua arah dan positif. Artinya kita dan pasangan harus bisa saling curhat apapun masalahnya dan saling menanggapi dengan baik. Buat pasangan yang keduanya harus bekerja, balancing harus selalu terjaga. Buat bunda di rumah, jadikan rumah surga bagi suami. Tempat peristirahatan paling nyaman. Sambut dan antar dia dengan cium tangan dan sun pipi, ucap doa di telinganya sebelum berangkat. Ritual yang indah untuk menyemai cinta.</p>
<p>Kata kuncinya pengertian, kepercayaan, kesetiaan dan rasa syukur. Hati ini seluas samudera, mampu menyimpan dan menebar kasih sayang ke setiap sudut gelap hati manusia. Selama kasih sayang dan komitmen dalam keluarga tetap terjaga, biarkan pasangan bebas berteman. Simpan cemburu, jauhkan curiga. Hindari pertanyaan yang menyelidik, ada ratusan kosa kata dan ragam intonasi untuk bertanya tentang ’teman’ pasangan tanpa nada menyelidik. Sehingga tidak ada sembunyi-sembunyi, alih-alih menghindari curiga, yang ada malah menimbulkan rawan bencana.</p>
<p>Setiap orang butuh teman untuk menjaga harmoni.. Dari pada ribut pasangan berteman dengan siapa bukankah lebih baik kita cari teman sabanyak mungkin dari lingkungan orang sholeh dan sukses. Cari teman di facebook yang suka menulis hal-hal baik dan indah, biasanya keindahan dan kebaikan juga menular.</p>
<p>Jadiah teman yang baik bagi pasangan, hindari kerewelan yang tidak perlu. Kembalikan sikap dan perilaku pasangan hanya kepada Allah, sebaik-baik tempat mohon pertolongan, berlindung dan menemukan solusi. Jadikan diri kita penyejuk mata dan hati pasangan. Bukankah anak-anak hebat baru bisa lahir dari ortu yang solid. Kasihan kan anak-anak, hidup ditengah ortu yang menyimpan curiga.</p>
<p>Menceritakan masalah kita dan pasangan pada orang lain, apalagi di status facebook, adalah membuka aib sendiri. Fitnah akan mudah hinggap dan badai akan semakin besar. Syukur jika tempat kita curhat adalah orang yang berpikir dan menjaga hati tetap positif, kalau tidak. Kita akan terjebak pada membesar-besarkan masalah atau malah membuat masalah baru. Pilih hanya teman yang bisa dipercaya untuk mencari solusi. Bukan teman bergunjing. Teman yang sholeh akan saling menguatkan.</p>
<p>Kita boleh bercita-cita memiliki pasangan yang mampu menjadi penghibur hati, bisa berbagi masalah dengannya dan mengerti apa yang kita senangi. Tapi kita juga perlu tahu bagaimana mengambil hatinya disamping selalu siap memberi perhatian yang menyenangkan dan mengembirakan dirinya. Maka jadilah kita pasangan idaman setiap insan.</p>
<p>Suami dan isteri yang sholeh akan berusaha memberi wajah jernih pada rumah tangga mereka. Kasih sayang yang lahir adalah hasil dari usaha masing-masing dalam mencari keridhaan Allah, bukannya dorongan nafsu semata. Suami dan isteri perlu meletakkan hubungan mereka dengan Ilahi sebagai pondasi bangunan rumah tangga, sehingga semua masalah akan selalu diselesaikan dengan jalan yang paling diridhai Allah. Dan jika kita bersabar maka terhapuslah dosa-dosa lalu. Sebaliknya tidak mustahil juga masalah dengan pasangan merupakan jalan peningkatan derajat dari Allah. Maka bersabarlah dan cari solusi paling positif. Mudah-mudahan bermanfaat.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rossarnif.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rossarnif.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rossarnif.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rossarnif.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rossarnif.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rossarnif.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rossarnif.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rossarnif.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rossarnif.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rossarnif.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rossarnif.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rossarnif.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rossarnif.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rossarnif.wordpress.com/35/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rossarnif.wordpress.com&amp;blog=8990861&amp;post=35&amp;subd=rossarnif&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rossarnif.wordpress.com/2009/09/07/persahabatan-pasangan-cerdas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1b984be770051a5678a521d21363e359?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rossarnif</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Marriage is an adjustment (II)</title>
		<link>http://rossarnif.wordpress.com/2009/09/02/marriage-is-an-adjustment-ii/</link>
		<comments>http://rossarnif.wordpress.com/2009/09/02/marriage-is-an-adjustment-ii/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Sep 2009 08:09:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rossarnif</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rossarnif.wordpress.com/?p=26</guid>
		<description><![CDATA[Penyesuaian butuh pengorbanan&#8230; Suatu saat, newly married couple akan merasakan bahwa pernikahan itu tidaklah seindah kedengarannya. Mengapa bisa begitu? Meleburkan dua perbedaan bukanlah hal yang mudah jika tidak mau dibilang sulit. Seorang laki-laki dan seorang wanita dari latar belakang yang berbeda yang telah diikat tali pernikahan harus terus belajar meleburkan perbedaan mereka dalam satu penyesuaian [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rossarnif.wordpress.com&amp;blog=8990861&amp;post=26&amp;subd=rossarnif&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Penyesuaian butuh pengorbanan&#8230;</p>
<p>Suatu saat, <em>newly married couple</em> akan merasakan bahwa pernikahan itu tidaklah seindah kedengarannya. Mengapa bisa begitu?</p>
<p>Meleburkan dua perbedaan bukanlah hal yang mudah jika tidak mau dibilang sulit. Seorang laki-laki dan seorang wanita dari latar belakang yang berbeda yang telah diikat tali pernikahan harus terus belajar meleburkan perbedaan mereka dalam satu penyesuaian sehingga kelak akan didapat satu pasangan yang langgeng dan awet.</p>
<p>Meminta pasangan untuk berubah bukanlah yang mudah (juga) dan tidak seorangpun mau melakukan perubahan tanpa ada alasan yang jelas. Coba bayangkan, seorang A yang hidup lebih dari dua puluh tahun, memiliki keunikan kepribadian dan merasa nyaman dengan kepribadiannya tiba-tiba diusik oleh keinginan pasangannya untuk berubah. Tentulah sulit dan butuh waktu, perenungan, dan masih banyak lagi, bahkan mungkin saja timbul pertanyaan dalam hati kecilnya, &#8220;<em>Who do you think you are</em>&#8230;?&#8221; Lah wong cuma pasangan aja kok&#8230;</p>
<p>Begitulah, tidak mudah untuk melakukan perubahan dan jangan pernah meminta pasangan untuk berubah seperti maunya kita karena pasangan kita bukanlah diri kita, tapi pasangan kita adalah teman hidup yang dengannya kita dapat berbagi banyak hal, mulai dari hal yang baik hingga berbagai kebiasaan dan keluh kesah dan masih banyak lagi. Bukankah indah jadinya bila kita mampu memahami diri pasangan yang jelas-jelas memiliki perbedaan dengan kita?</p>
<p><em>&#8220;The goal in marriage is not to think alike, but to think together&#8221; </em> </p>
<p>Tujuan dari sebuah pernikahan bukanlah untuk menyamakan pikiran, namun tujuan dari sebuah pernikahan adalah untuk berpikir bersama, mencari multi solusi dari permasalahan yang dihadapi dalam hidup, mencari beragam cara untuk menyelesaikan masalah. Jika sebelumnya kita hanya menyelesaikan permasalahan dengan hanya 1 kepala saja, namun kini ada teman hidup yang dapat berbagi dengannya.</p>
<p><em>&#8220;Women marry men, hoping they will change. Men marry women, hoping they will not change. So each is inevitably disappointed&#8221;</em></p>
<p>Wanita berharap pasangannya akan berubah segera setelah menikah. Disisi lain, laki-laki berharap agar pasangannya tidak berubah sama sekali setelah menikah, menjadi seperti apa adanya. Maka ketika harapan tidak sesuai dengan kenyataan, kesudahan yang didapat adalah kekecewaan. So what?</p>
<p>Hal terbaik yang sangat disarankan untuk dilakukan adalah mulai melakukan penyesuaian. Dimana penyesuaian itu sendiri bermakna mencari yang jalan keluar terbaik untuk kelangsungan kehidupan pernikahan. Dalam konteks pernikahan, maka penyesuaian adalah mencari persamaan dari perbedaan dua manusia. Jika isteri tidak menyukai kebiasaan suami yang tidak suka minum susu maka isteri harus mulai belajar memahami cara berpikir suami, demikian juga sebaliknya.</p>
<p>Maka tidak salah jika psikolog berkata bahwa lembaga pernikahan adalah lembaga penyesuaian diri. Kita tidak perlu meminta pasangan untuk berubah, tapi mulailah berpikir untuk menyesuaikan diri dengan kebiasaan pasangan kita.</p>
<p>Ada perilaku kita yang perlu &#8220;dieliminasi&#8221; segera setelah menikah, karena sudah tidak layak dipakai untuk yang sudah menyandang status &#8220;suami/isteri&#8221;, seperti kebiasaan &#8220;hang out&#8221; dengan teman-teman sepulang kerja atau &#8220;Shop until drop&#8221; (bagi wanita). Sudah saatnya kita berpikir untuk kemaslahatan bersama, bukan berpikir untuk kemaslahatan sendiri. Maka kembangkan kebiasaan yang berguna untuk kemaslahatan bersama, tinggalkan kebiasaan yang mementingkan kemaslahatan sendiri karena kini status telah berbeda.</p>
<p>For you my love, let&#8217;s maintain our adjustment&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rossarnif.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rossarnif.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rossarnif.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rossarnif.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rossarnif.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rossarnif.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rossarnif.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rossarnif.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rossarnif.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rossarnif.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rossarnif.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rossarnif.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rossarnif.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rossarnif.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rossarnif.wordpress.com&amp;blog=8990861&amp;post=26&amp;subd=rossarnif&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rossarnif.wordpress.com/2009/09/02/marriage-is-an-adjustment-ii/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1b984be770051a5678a521d21363e359?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rossarnif</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hikmah Puasa</title>
		<link>http://rossarnif.wordpress.com/2009/08/26/hikmah-puasa/</link>
		<comments>http://rossarnif.wordpress.com/2009/08/26/hikmah-puasa/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Aug 2009 06:40:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rossarnif</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life Reflection]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rossarnif.wordpress.com/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[Pada dasarnya, semua ibadah yang diperintahkan oleh Allah swt mengandung hikmah yang sangat besar manfaatnya. Hanya saja, kebanyakan manusia tidak menyadarinya. Mereka hanya melihat ibadah sebatas kewajiban yang menjadi beban saja. Demikian pula dengan ibadah puasa. Allah mensyariatkan ibadah puasa kepada umat Islam dan pastilah puasa tersebut mengandung hikmah dan manfaat bagi manusia. Adapun hikmah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rossarnif.wordpress.com&amp;blog=8990861&amp;post=22&amp;subd=rossarnif&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada dasarnya, semua ibadah yang diperintahkan oleh Allah swt mengandung hikmah yang sangat besar manfaatnya. Hanya saja, kebanyakan manusia tidak menyadarinya. Mereka hanya melihat ibadah sebatas kewajiban yang menjadi beban saja. Demikian pula dengan ibadah puasa. Allah mensyariatkan ibadah puasa kepada umat Islam dan pastilah puasa tersebut mengandung hikmah dan manfaat bagi manusia. Adapun hikmah dari puasa tersebut adalah:</p>
<p>1. Puasa dapat meningkatkan iman dan ketakwaan kita kepada Allah swt sebagaimana yang diisyaratkan dalam surah Al-Baqarah ayat 183</p>
<p>2. Puasa merupakan ungkapan rasa syukur kepada Allah swt atas segala nikmat dan karunia yang telah diberikan Allah</p>
<p>3. Puasa melatih kita untuk mengendalikan nafsu dan syahwat, terutama nafsu perut (makan dan minum) dan nafsu seksual sehingga fisik dan jiwa kita akan merasa lebih tenang</p>
<p>4. Puasa melatih kepekaan sosial. Orang yang berpuasa dapat merasakan penderitaan orang miskin. Dengan menahan haus dan lapar selama sekitar dua belas jam, mereka bisa membandingkan bagaimana lapar dan hausnya orang-orang miskin setiap hari.</p>
<p>5. Puasa melatih kejujuran atau sifat amanah, keikhlasan dalam beramal dan kesabaran. Orang-orang yang berpuasa terbiasa berusaha menjaga puasanya dengan tidak makan dan minum dimanapun dia berada, sebelum datang waktunya berbuka, baik di tempat ramai maupun ketika sendirian. Mereka sadar, begitu mereka sengaja memasukkan makanan atau minuman ke mulut maka batallah puasa mereka.</p>
<p>6. Puasa bisa menjaga kesehatan fisik. Meski perut orang yang berpuasa kosong dari makanan, tetapi puasa justeru dapat menjadikan tubuh semakin sehat dan memiliki daya tahan yang lebih kuat terhadap penyakit. Puasa dapat mengistirahatkan organ-organ pencernaan yang setiap hari bekerja, sehingga fungsinya bisa terjaga dan menjadi semakin kuat dan sehat.</p>
<p>Rasulullah saw bersabda,&#8221;Berpuasalah maka kamu akan sehat.&#8221; (HR. Ahmad)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rossarnif.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rossarnif.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rossarnif.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rossarnif.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rossarnif.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rossarnif.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rossarnif.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rossarnif.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rossarnif.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rossarnif.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rossarnif.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rossarnif.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rossarnif.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rossarnif.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rossarnif.wordpress.com&amp;blog=8990861&amp;post=22&amp;subd=rossarnif&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rossarnif.wordpress.com/2009/08/26/hikmah-puasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1b984be770051a5678a521d21363e359?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rossarnif</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Niat adalah awal dari segalanya..</title>
		<link>http://rossarnif.wordpress.com/2009/08/26/niat-adalah-sebuah-awal-dari-segalanya/</link>
		<comments>http://rossarnif.wordpress.com/2009/08/26/niat-adalah-sebuah-awal-dari-segalanya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Aug 2009 02:35:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rossarnif</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rossarnif.wordpress.com/?p=17</guid>
		<description><![CDATA[Saudaraku, Mungkin hanya sedikit dari kita yang peduli dengan kata niat. Padahal, niat menduduki tempat paling dasar terhadap nilai amal. Besar kecil, bahkan dinilai atau tidaknya amal yang dilakukan, tergantung dari niat pelakunya. Saudaraku, Menghadirkan niat dalam amal, sungguh tidak mudah. Menurut para ulama, niat harus meliputi seluruh amal kita. Niat tak sekedar sebelum melakukan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rossarnif.wordpress.com&amp;blog=8990861&amp;post=17&amp;subd=rossarnif&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saudaraku,</p>
<p>Mungkin hanya sedikit dari kita yang peduli dengan kata niat. Padahal, niat menduduki tempat paling dasar terhadap nilai amal. Besar kecil, bahkan dinilai atau tidaknya amal yang dilakukan, tergantung dari niat pelakunya.</p>
<p>Saudaraku,</p>
<p>Menghadirkan niat dalam amal, sungguh tidak mudah. Menurut para ulama, niat harus meliputi seluruh amal kita. Niat tak sekedar sebelum melakukan sesuatu, tapi niat harus hadir saat kita melakukan pekerjaan itu bahkan hingga kita menyelesaikannya.</p>
<p>Seperti diungkapkan Imam Al-Ghazali rahimahullah, &#8220;Niat itu hanyalah spontanitas hati, yang berjalan melalui jalan-jalan yang dibukakan Allah swt. Niat tidak masuk dalam wilayah ikhtiar manusia. Mungkin saja dia mudah hadir dalam waktu tertentu tapi juga bisa mudah untuk berubah. Niat yang ikhlas umumnya akan  mudah muncul bila hati seseorang memang cenderung kepada agama, bukan kepada dunia.&#8221;</p>
<p>Sebatas keikhlasan, sebatas itulah kadar balasan yang diberikan Allah swt. Itu sebabnya Umar Ibn Al-Khattab ra kerap berdo&#8217;a, &#8220;Ya Allah jadikanlah semua amal-amalku adalah keshalihan, dan jadikanlah ia hanya untuk-Mu semata, dan janganlah sampai amal itu sedikitpun untuk orang lain.&#8221;</p>
<p>Saudaraku,</p>
<p>Orang yang mengikhlkaskan niatnya karena Allah swt, dia tidak mengunjungi saudaranya yang sakit karena tidak enak dengan orang lain. tapi dia datang untuk mencari pahala dan keridhaan Allah swt.  Dalam hadist diriwayatkan bahwa Rasulullah saw mengatakan,&#8221;Bila seseorang menjenguk saudara muslimnya, maka sesuangguhnya ia sedang berjalan dalam naungan pohon surga sampai ia duduk. Dan bila ia duduk, akan dicurahkan rahmat Allah swt padanya. Lalu apabila ia pulang, akan bershalawat padanya tujuh puluh ribu malaikat sampai subuh.&#8221; orang yang ikhlas karena Allah tidak pernah menunggu pertolongan dari orang yang pernah ditolongnya, tapi ia akan menolong karena Allah swt karena ia meyakini hadist Rasulullah saw,&#8221;Barangsiapa yang memenuhi kebutuhan saudaranya, maka Allah akan memenuhi hajatnya.&#8221; (HR. Bukhari). Rasulullah juga bersabda,&#8221;Termasuk amal yang paling baik adalah memasukkan kebahagiaan dalam diri seorang mukmin, membayarkan hutangnya dan memenuhi keperluannya, dan meringankan penderitaannya.&#8221; Ia juga tidak berpuasa karena alasan bahwa puasa tersebut memberi manfaat pada kesehatan badan. Tapi karena untuk mengerjakan perintah Allah swt. Ia menghamba kepada Allah swt bukan menghamba pada hasil penelitian kesehatan. Seseorang perempuan yang niatnya ikhlas kepada Allah, tidak memakai jilbab untuk melindungi diri dari pengaruh buruk dan membahayakan dirinya. Atau untuk melindungi rambut dari kekeringan dan kotoran, tapi ia melakukannya karena perintah Allah yang telah mewajibkannya untuk berjilbab.</p>
<p>Saudaraku,</p>
<p>Mari kita perhatikan kembali niat di balik apapun yang kita lakukan disini. Mari saling ingatkan diri kita masing-masing tentang niat yang mengiringi apapun pekerjaan kita dalam kebersamaan ini. Sama-sama menjaga, agar niat kita tidak melenceng dari keikhlasan kepada Allah swt. Amin&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rossarnif.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rossarnif.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rossarnif.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rossarnif.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rossarnif.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rossarnif.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rossarnif.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rossarnif.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rossarnif.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rossarnif.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rossarnif.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rossarnif.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rossarnif.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rossarnif.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rossarnif.wordpress.com&amp;blog=8990861&amp;post=17&amp;subd=rossarnif&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rossarnif.wordpress.com/2009/08/26/niat-adalah-sebuah-awal-dari-segalanya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1b984be770051a5678a521d21363e359?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rossarnif</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tiga Pilar Kebaikan</title>
		<link>http://rossarnif.wordpress.com/2009/08/26/tiga-pilar-kebaikan/</link>
		<comments>http://rossarnif.wordpress.com/2009/08/26/tiga-pilar-kebaikan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Aug 2009 02:10:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rossarnif</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life Reflection]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rossarnif.wordpress.com/?p=15</guid>
		<description><![CDATA[Saudaraku, Semua kebaikan terangkum dalam tiga kata.. 1. Pandangan Setiap pandangan yang tidak menghasilkan ibrah (pelajaran) adalah kelalaian akal 2. Diam Setiap diam yang tidak mengandung pikiran berarti kelengahan 3. Bicara Setiap bicara yang tidak mencerminkan dzikir adalah perbuatan sia-sia (lagha) Maka berbahagialah orang-orang yang pandangannya menambah ibrah, diamnya berarti pikir dan bicaranya mencerminkan dzikir, menangisi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rossarnif.wordpress.com&amp;blog=8990861&amp;post=15&amp;subd=rossarnif&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saudaraku,</p>
<p>Semua kebaikan terangkum dalam tiga kata..</p>
<p>1. Pandangan</p>
<p>Setiap pandangan yang tidak menghasilkan ibrah (pelajaran) adalah kelalaian akal</p>
<p>2. Diam</p>
<p>Setiap diam yang tidak mengandung pikiran berarti kelengahan</p>
<p>3. Bicara</p>
<p>Setiap bicara yang tidak mencerminkan dzikir adalah perbuatan sia-sia (lagha)</p>
<p>Maka berbahagialah orang-orang yang pandangannya menambah ibrah, diamnya berarti pikir dan bicaranya mencerminkan dzikir, menangisi kesalahan-kesalahannya dan membebaskan orang lain dari perbuatan jahatnya (<em>Ali Ibn Abi Thalib Radhiyallahu &#8216;Anhu</em>)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rossarnif.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rossarnif.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rossarnif.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rossarnif.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rossarnif.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rossarnif.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rossarnif.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rossarnif.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rossarnif.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rossarnif.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rossarnif.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rossarnif.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rossarnif.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rossarnif.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rossarnif.wordpress.com&amp;blog=8990861&amp;post=15&amp;subd=rossarnif&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rossarnif.wordpress.com/2009/08/26/tiga-pilar-kebaikan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1b984be770051a5678a521d21363e359?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rossarnif</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Marriage is an adjustment&#8230;</title>
		<link>http://rossarnif.wordpress.com/2009/08/24/marriage-is-an-adjustment/</link>
		<comments>http://rossarnif.wordpress.com/2009/08/24/marriage-is-an-adjustment/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Aug 2009 05:07:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rossarnif</dc:creator>
				<category><![CDATA[This is it!]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rossarnif.wordpress.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[Pernikahan&#8230; Adalah kata yang indah untuk didengar oleh mereka yang belum merasakannya&#8230; Namun, teramat indah untuk didengar oleh mereka yang telah merasakannya&#8230; Berawal dari sebuah kesepakatan untuk mengikat janji, maka sepasang manusia berikrar untuk menyatukan hidup mereka dalam sebuah wadah yang menghalalkan segala hal yang sebelumnya diharamkan (oleh Islam) dan berlabuhlah segala kepenatan dan kegalauan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rossarnif.wordpress.com&amp;blog=8990861&amp;post=11&amp;subd=rossarnif&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pernikahan&#8230;</p>
<p>Adalah kata yang indah untuk didengar oleh mereka yang belum merasakannya&#8230;</p>
<p>Namun, teramat indah untuk didengar oleh mereka yang telah merasakannya&#8230;</p>
<p>Berawal dari sebuah kesepakatan untuk mengikat janji, maka sepasang manusia berikrar untuk menyatukan hidup mereka dalam sebuah wadah yang menghalalkan segala hal yang sebelumnya diharamkan (oleh Islam) dan berlabuhlah segala kepenatan dan kegalauan jiwa yang sebelumnya merindukan dermaga. Subhanallah, indahnya pernikahan itu&#8230;</p>
<p>A new life is just begin here!</p>
<p>Kemudian, segalanya menjadi lebih indah daripada sebelum menikah.  Segalanya dilakukan bersama, kebahagiaan dibagi bersama, suka dibagi bersama, duka (jika mau) juga dibagi bersama.</p>
<p>Ketika hati sedang bersedih, dia datang menghampiri. Ketika hati galau, dia datang menanyai. Ketika ingin menangis,<em> he has shoulders for u to cry on</em>&#8230;</p>
<p>Segalanya indah, segalanya menyenangkan, segalanya bercahaya, segalanya berwarna, segalanya adalah segalanya&#8230;</p>
<p>Indah sekali bukan?</p>
<p>Kemudian, masa berlalu, waktu bergulir, banyak hal mulai berubah. Terkadang sebagian kita merindukan masa seperti sebelum menikah, sebagian lain menginginkan sebuah perubahan terjadi, persis seperti yang diharapkan ketika keinginan untuk menikah telah ada.</p>
<p>Dalam sebuah buku disebutkan bahwa harapan utama wanita setelah menikah adalah membuat pasangannya berubah namun bagi laki-laki, yang sangat diharapkan terjadi pada pasangannya adalah tidak berubah sama sekali. So&#8230;?</p>
<p>Maka,</p>
<p>Jangan pernah berharap pasangan kita akan berubah karena mereka adalah mereka yang tidak dapat dirubah. Yang perlu dilakukan saat ini adalah menyesuaikan diri kita dengan diri pasangan. Ada hal atau kebiasaan yang harus mulai dibuang seiring perubahan status kita   dan ada hal yang biarkan saja terjadi dan berkembang. Tidak ada yang perlu dirubah kecuali cara pandang kita yang sebelumnya hanya berpikir untuk &#8220;kemaslahatan&#8221; diri sendiri menjadi berpikir untuk menyesuaikan segalanya dengan pasangan kita. Karena pernikahan adalah ajang penyesuaian diri..</p>
<p>To be continued&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rossarnif.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rossarnif.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rossarnif.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rossarnif.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rossarnif.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rossarnif.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rossarnif.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rossarnif.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rossarnif.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rossarnif.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rossarnif.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rossarnif.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rossarnif.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rossarnif.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rossarnif.wordpress.com&amp;blog=8990861&amp;post=11&amp;subd=rossarnif&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rossarnif.wordpress.com/2009/08/24/marriage-is-an-adjustment/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1b984be770051a5678a521d21363e359?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rossarnif</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sisakan sedikit ruang kecewa dalam dirimu&#8230;.</title>
		<link>http://rossarnif.wordpress.com/2009/08/21/sisakan-sedikit-kecewa-dalam-dirimu/</link>
		<comments>http://rossarnif.wordpress.com/2009/08/21/sisakan-sedikit-kecewa-dalam-dirimu/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Aug 2009 08:14:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rossarnif</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life Reflection]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rossarnif.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Manusia, Lengkap dengan atribut kemahaperkasaan yang disandangnya maka layak untuk merasa gembira dan berbahagia karena telah dinobatkan menjadi khalifah di seantero bumi ini. Dengan predikat tersebut maka manusia dapat melakukan berupa-rupa konstelasi dalam hidupnya hingga kemudian akan terciptalah beragam desain adiluhung yang tak tanggung-tanggung. Dengan kegembiraan yang dimilikinya maka manusia sering berada pada titik nadir [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rossarnif.wordpress.com&amp;blog=8990861&amp;post=7&amp;subd=rossarnif&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Manusia,</p>
<p>Lengkap dengan atribut kemahaperkasaan yang disandangnya maka layak untuk merasa gembira dan berbahagia karena telah dinobatkan menjadi khalifah di seantero bumi ini. Dengan predikat tersebut maka manusia dapat melakukan berupa-rupa konstelasi dalam hidupnya hingga kemudian akan terciptalah beragam desain adiluhung yang tak tanggung-tanggung.</p>
<p>Dengan kegembiraan yang dimilikinya maka manusia sering berada pada titik nadir dari kesadaran hingga terkadang melupakan (kalau tidak boleh dikatakan semua) hal yang sepantasnya tidak boleh dilupakan, yaitu  menyisakan sedikit ruang untuk tidak gembira</p>
<p>Manusia,</p>
<p>Sesungguhnya memerlukan ruang kecil untuk menyimpan sedikit persediaan kecewa dalam dirinya agar suatu saat kelak dia dapat bersiap dengan ketidakbahagiaan ketika kenyataan tak seindah harapan. Ruang kecewa hanya diperuntukkan bagi mereka yang telah dewasa lahir batin menghadapi romansa hidup dengan beragam ekspektasi.</p>
<p>Ketika seorang manusia tidak memiliki persediaan kecewa dalam dirinya maka tidak diragukan lagi dia akan menjadi hamba berupa-rupa obat pelembut perangai seperti xanax, anti-depresan dan masih banyak lagi</p>
<p>Maka,</p>
<p>Maukah anda menyisakan sedikit ruang dalam hati untuk kecewa?</p>
<p>To support myself of dissappointed ahead&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rossarnif.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rossarnif.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rossarnif.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rossarnif.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rossarnif.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rossarnif.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rossarnif.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rossarnif.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rossarnif.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rossarnif.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rossarnif.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rossarnif.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rossarnif.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rossarnif.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rossarnif.wordpress.com&amp;blog=8990861&amp;post=7&amp;subd=rossarnif&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rossarnif.wordpress.com/2009/08/21/sisakan-sedikit-kecewa-dalam-dirimu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1b984be770051a5678a521d21363e359?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rossarnif</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://rossarnif.wordpress.com/2009/08/13/hello-world/</link>
		<comments>http://rossarnif.wordpress.com/2009/08/13/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Aug 2009 09:19:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rossarnif</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rossarnif.wordpress.com&amp;blog=8990861&amp;post=1&amp;subd=rossarnif&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rossarnif.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rossarnif.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rossarnif.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rossarnif.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rossarnif.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rossarnif.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rossarnif.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rossarnif.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rossarnif.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rossarnif.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rossarnif.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rossarnif.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rossarnif.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rossarnif.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rossarnif.wordpress.com&amp;blog=8990861&amp;post=1&amp;subd=rossarnif&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rossarnif.wordpress.com/2009/08/13/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1b984be770051a5678a521d21363e359?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rossarnif</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
